"Selamat Datang Di Kinabi Poetra | Blog"

May 22, 2018

Cara Download Video di Youtube Menggunakan Hp

,
Read more →

May 19, 2018

Cara Edit dan Menggabungkan Beberapa Video Menggunakan HandPhone Smartph...

,
Read more →

May 16, 2018

Mantap Abiissss !!! Suara Knalpot Creampie ZZ1 Ninja RR

,
Read more →

May 2, 2018

Cara menambah atau menginstall jenis font pada komputer/laptop

,
Read more →

Mar 24, 2018

Proses Pembuatan Meja Oleh Teknik Pengealasan SMK Almamater Telaga

,
Read more →

Dec 5, 2017

Perintah dasar MySQL

,


Terlebih dahulu install AppServ atau MySQL. Kemudian buka MySQL Command Line Client. Masukan password yang sesuai saat instalasi, apabila tidak menggunakan password maka langsung dienter.

Perintah melihat database :
show databases;

Perintah membuat database :
Create database namadatabase; kemudian enter
Contoh : create kuliah;

Perintah menggunakan database yang telah dibuat :
Use namadatabase;
Contoh : create kuliah;

Perintah membuat table :
Create table namatabel (namafield1 type(length),namafield2 type(length),primary key(namafield1));
Contoh : create table mahasiswa(npm char(9), nama_mahasiswa varchar(20),umur int(2),alamat text, primary key(npm));
create table mata_kuliah(kode_matkul char(5), nama_matkul varchar(30), primary key(kode_matkul));
create table krs(npm char(9), kode_matkul char(5), semester int(2), tahun_ajaran char(10), primary key (npm,kode_matkul,semester));

Perintah melihat table apa saja yang ada pada database :
Show tables;

Perintah melihat deskripsi table/melihat kolom apa saja beserta type, length yang ada pada table :
Desc namatabel;
Contoh : desc mahasiswa;

Perintah menambah field pada table :
Alter table namatabel add namafield type(length); kemudian enter
Contoh : alter table mahasiswa add jenis_kelamin int(1);

Perintah menghapus table :
drop table namatabel;
contoh : drop table mahasiswa;

Perintah mengganti nama field pada table :
Alter table namatabel change namafield_lama namafield_baru type(length);
Contoh : alter table mahasiswa change nama_mahasiswa name_student varchar(20);

Perintah mengubah ukuran (length) dari suatu field :
Alter table namatabel modify namafield type(length) not null;
Contoh : alter table mahasiswa modify name_student varchar(30);

Perintah menghapus field pada table :
Alter table namatabel drop namafield;
Contoh : alter table mahasiswa drop jenis_kelamin;

Perintah menginput satu data pada table langsung untuk semua field :
Insert into namatabel values(‘data1’,’dataA’);
Contoh : insert into mahasiswa values(‘G1A008023’,’Wiwid KZ’,’20’,’Bengkulu’);

Perintah menginput beberapa data pada table langsung untuk semua field :
Insert into namatabel values (‘data1’,’dataA’),(‘data2’,’dataB’);
Contoh : insert into mahasiswa values(‘A1F006010’,’Sanity KZ’,’23’,’Bengkulu’),(‘G1A008023’,’Wiwid KZ’,’20’,’Bengkulu’);

Perintah menginput data pada table hanya untuk field tertentu :
Insert into namatabel (namafield) values(‘data1),(‘data2’);
Contoh : insert into mahasiswa (npm) values(‘F1A006010’),(‘GiA008023’);

Perintah melihat isi table keseluruhan :
Select * from namatabel;
Contoh : select * from mahasiswa;

Perintah menampilkan isi table hanya untuk field tertentu saja :
Select namafield from namatabel;
Contoh : select npm from mahasiswa;

Perintah isi/data lengkap table pada baris tertentu saja :
Select * from namatabel where namafield_key=’data’;
Contoh : select * from mahasiswa where npm=’G1A008023’;

Perintah mengubah isi dari field yang diinginkan :
Update namatabel set namafield=’data_baru’ where namafield_key=’data_baru’;
Contoh : update mahasiswa set name_student=’Sanity Afsyawida KZ’ where npm=’A1F006010’;

Perintah menghapus baris yang diinginkan:
Delete from namatabel where namafield_key=’data’;
Contoh : delete from mahasiswa where npm=’G1A008023’;

Perintah menggabungkan beberapa tabel:
Alter table namatabel1 add foreign key(namafield_key) references namatabel2(namafield_key);
Contoh : alter table mahasiswa add foreign key(npm) references krs(npm);
Alter table mata_kuliah add foreign key(kode_matkul) references krs(kode_matkul);

Perintah memanggil beberapa data dari beberapa tabel :
Select namafield1,namafield2,namafield3 from namatabel1 inner join namatabel2 where namatabel1.namafield_key=namatabel2.namafield_key;
Contoh : select a.npm,a.nama,b.nama_matkul,c.semester from mahasiswa a inner join mata_kuliah b inner join krs c where a.npm=c.npm and b.kode_matkul=c.kode_matkul;

Perintah memanggil isi tabel yang dikelompokkan berdasarkan field tertentu:
Select * from namatabel group by namafield;
Contoh : select * from mahasiswa group by npm;

Perintah memanggil isi tabel yang diurutkan secara ascending descending
Select * from namatabel order by namafield;
Select * from namatabel order by namafield desc;
Contoh : select * from mahasiswa order by npm desc;

Perintah mencari nilai maksimum pada suatu field pada tabel tertentu :
Select max(namafield) from namatabel;
Contoh : select max(umur) from mahasiswa;

Perintah mencari nilai minimum pada suatu field pada tabel tertentu :
Select min(namafield) from namatabel;
Contoh : select min(umur) from mahasiswa;

Perintah  mencari banyaknya record/data dalam sebuah field pada sebuah tabel :
Select count(namafield) from namatabel;
Contoh : select count(npm) from mahasiswa;

Perintah menjumlahkan isi dari field:
Select sum(namafield) from namatabel;
Contoh : select sum(umur) from mahasiswa;

Perintah mencari rata2 nilai isi dari suatu field :
Select avg(namafield) from namatabel;
Contoh : select avg (umur) from mahasiswa;

Perintah menentukan standard deviasi isi dari suatu field:
Select std(namfield) from namatabel;

Contoh : select std(umur) from mahasiswa;


Read more →

Menyimpan, Membuka dan Menutup File Presentasi Ms. Office PowerPoint 2013

,
Read more →

Dec 3, 2017

Pengertian, Cara Kerja dan Fungsi dari VPN TUNNEL (Virtual Private Network)

,

Pengertian VPN TUNNEL (Virtual Private Network)

VPN merupakan singkatan dari Virtual Private Network, yaitu sebuah koneksi private melalui jaringan publik (dalam hal ini internet). Disini ada 2 kata yang dapat kita garis bawahi yaitu:
  • virtual network, yang berarti jaringan yang terjadi hanya bersifat virtual. Tidak ada koneksi jaringan secara riil antara 2 titik yang akan berhubungan.
  • private, jaringan yang terbentuk bersifat private dimana tidak semua orang bisa mengaksesnya. Data yang dikirimkan terenkripsi sehingga tetap rahasia meskipun melalui jaringan publik.
Dengan VPN ini kita seolah-olah membuat jaringan didalam jaringan atau biasa disebut tunnel (terowongan). Tunneling adalah suatu cara membuat jalur privat dengan menggunakan infrastruktur pihak ketiga. VPN menggunakan salah satu dari tiga teknologi tunneling yang ada yaitu: PPTP, L2TP dan standar terbaru, Internet Protocol Security (biasa disingkat menjadi IPSec). VPN merupakan perpaduan antara teknologi tunneling dan enkripsi.
Jadi VPN yaitu Sebuah cara aman untuk mengakses local area network yang berada pada jangkauan, dengan menggunakan internet atau jaringan umum lainnya untuk melakukan transmisi data paket secara pribadi, dengan enkripsi Perlu penerapan teknologi tertentu agar walaupun menggunakan medium yang umum, tetapi traffic (lalu lintas) antar remote-site tidak dapat disadap dengan mudah, juga tidak memungkinkan pihak lain untuk menyusupkan traffic yang tidak semestinya ke dalam remote-site.
Dibawah ini adalah gambaran tentang koneksi VPN yang menggunakan protokol PPTP. PPTP (Pont to Point Tunneling Protocol) adalah sebuah protokol yang mengizinkan hubungan Point-to Point Protocol (PPP) melewati jaringan IP, dengan membuat Virtual Private Network (VPN).

Cara Kerja VPN

Dari gambar diatas secara sederhana cara kerja VPN (dengan protokol PPTP) adalah sebagai berikut:
  • VPN membutuhkan sebuah server yang berfungsi sebagai penghubung antar PC, Server VPN ini bisa berupa komputer dengan aplikasi VPN Server atau sebuah Router, misalnya MikroTik RB 750.
  • Untuk memulai sebuah koneksi, komputer dengan aplikasi VPN Client mengontak Server VPN, VPN Server kemudian memverifikasi username dan password dan apabila berhasil maka VPN Server memberikan IP Address baru pada komputer client dan selanjutnya sebuah koneksi / tunnel akan terbentuk.
  • Untuk selanjutnya komputer client bisa digunakan untuk mengakses berbagai resource (komputer atu LAN) yang berada dibelakang VPN Server misalnya melakukan transfer data, ngeprint dokument, browsing dengan gateway yang diberikan dari VPN Server, melakukan remote desktop dan lain sebagainya.
Fungsi VPN
Teknologi VPN memiliki tiga fungsi utama, di antaranya adalah :
Confidentially (Kerahasiaan)
Teknologi VPN merupakan teknologi yang memanfaatkan jaringan publik yang tentunya sangat rawan terhadap pencurian data. Untuk itu, VPN menggunakan metode enkripsi untuk mengacak data yang lewat. Dengan adanya teknologi enkripsi itu, keamanan data menjadi lebih terjamin. Walaupun ada pihak yang dapat menyadap data yang melewati internet bahkan jalur VPN itu sendiri, namun belum tentu dapat membaca data tersebut, karena data tersebut telah teracak. Jadi, confidentially ini dimaksudkan agar informasi yang ditransmisikan hanya boleh diakses oleh sekelompok pengguna yang berhak.
Data Integrity (Keutuhan Data)
Ketika melewati jaringan internet, sebenarnya data telah berjalan sangat jauh melintasi berbagai negara. Pada saat perjalanan tersebut, berbagai gangguan dapat terjadi terhadap isinya, baik hilang, rusak, ataupun dimanipulasi oleh orang yang tidak seharusnya. Pada VPN terdapat teknologi yang dapat menjaga keutuhan data mulai dari data dikirim hingga data sampai di tempat tujuan.
Origin Authentication (Autentikasi Sumber)
Teknologi VPN memiliki kemampuan untuk melakukan autentikasi terhadap sumber-sumber pengirim data yang akan diterimanya. VPN akan melakukan pemeriksaan terhadap semua data yang masuk dan mengambil informasi dari sumber datanya. Kemudian, alamat sumber data tersebut akan disetujui apabila proses autentikasinya berhasil. Dengan demikian, VPN menjamin semua data yang dikirim dan diterima berasal dari sumber yang seharusnya. Tidak ada data yang dipalsukan atau dikirim oleh pihak-pihak lain.

Keuntungan atau Manfaat VPN

Beberapa keuntungan dari teknologi VPN diantaranya adalah:
  • Remote Access, dengan VPN kita dapat mengakses komputer atau jaringan kantor, dari mana saja selama terhubung ke internet
  • Keamanan, dengan koneksi VPN kita bisa berselancar dengan aman ketika menggunakan akses internet publik seperti hotspot atau internet cafe.
  • Menghemat biaya setup jaringan, VPN dapat digunakan sebagai teknologi alternatif untuk menghubungkan jaringan lokal yang luas dengan biaya yang relatif kecil, karena transmisi data teknologi VPN menggunakan media jaringan public yang sudah ada tanpa perlu membangun jaringan pribadi.
  • dan lain2 yang saya belum mengerti
Kekurangan atau Kelemahan VPN
Beberapa kekurangan dari VPN diantaranya adalah:
  • Koneksi internet (jaringan publik) yang tidak bisa kita prediksi. Hal ini dapat kita maklumi karena pada dasarnya kita hanya “nebeng” koneksi pada jaringan pihak lain sehingga otomatis kita tidak mempunyai kontrol terhadap jaringan tersebut.
  • Perhatian lebih terhadap keamanan. Lagi-lagi karena faktor penggunaan jaringan publik, maka kita perlu memberikan perhatian yang lebih untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyadapan, hacking dan tindakan cyber crime pada jaringan VPN.
Referensi:
http://rizkyagung.com/apa-itu-vpn-pengertian-fungsi-dan-cara-kerja-vpn/
Read more →
Powered by Blogger.